Desa Budaya Pampang merupakan pemukiman Suku Dayak Kenyah yang masih melestarikan kebudayaan khas suku Dayak Kenyah hingga hari ini. Masyarakat di desa ini tetap menjaga tradisi leluhur melalui berbagai ekspresi budaya seperti rumah adat Lamin, pakaian tradisional, serta upacara adat yang sarat makna. Selain itu, seni ukir dan kerajinan tangan khas Dayak masih aktif ditekuni sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Desa ini juga menjadi destinasi budaya yang menarik, di mana pengunjung dapat menyaksikan langsung kekayaan budaya Dayak Kenyah yang masih hidup dan berkembang.
Buku Etnografi Desa Budaya Pampang membawa pembaca menyusuri jejak kehidupan masyarakat Dayak Kenyah di salah satu desa adat paling ikonik di Kalimantan Timur. Buku ini menyoroti bagaimana identitas budaya dijaga dan diwariskan melalui praktik-praktik tradisional seperti seni merajah tubuh (tato Dayak), budaya telinga panjang, hingga pertunjukan tari-tarian sakral yang kerap digelar setiap hari Minggu. Lewat pendekatan etnografi yang mendalam, pembaca diajak mengenal nilai-nilai, simbol, dan makna di balik setiap ekspresi budaya yang masih lestari hingga kini. Sebuah karya yang tak hanya mengangkat kekayaan budaya lokal, tetapi juga merekam dinamika masyarakat adat dalam menghadapi arus modernisasi.








Ulasan
Belum ada ulasan.